Warga Aceh Utara Ini Nekat Ngaku Imam Mahdi setelah Belajar Agama di Aceh Besar

Seorang pria yang merupakan warga Gampong (desa) Buket Guru, Kecamatan Paya Bakong, Aceh Utara, harus berurusan dengan pihak kepolisian. Pasalnya, ia mengaku-aku sebagai Imam Mahdi.

Menariknya, klaim sebagai Imam Mahdi itu disampaikan Armia lewat pengeras suara di Masjid Al Khalifah Ibrahim, Matangkuli, Rabu kemarin (19/1).

“Kemudian yang bersangkutan mengambil pengeras suara untuk menyampaikan semacam tausiah,” kata Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Winardy, dalam keterangannya yang diterima Kantor Berita RMOLAceh, Kamis (20/1).

Dalam “ceramahnya”, Armia menyebut kalau dirinya merupakan Imam Mahdi. Dia datang untuk menyampaikan pesan-pesan dari Rasulullah SAW.

Ulah Armia sontak membuat masyarakat di sekitar masjid itu resah. Armia ditangkap dan diserahkan kepada petugas kepolisian.

Seorang kerabat Armia mengatakan, yang bersangkutan mulai menunjukkan tanda-tanda kegilaan setelah pulang menuntut ilmu agama di sebuah kawasan di Lamteuba, Aceh Besar. Armia jadi sering berbicara ngawur, terutama terkait ajaran agama Islam.

Untuk memeriksa kejiwaan Armia, kepolisian bekerja sama dengan ahli psikologi.

 

sumber: bit.ly/3fHadPj

Baca Juga :   Polisi yang Dermawan, Asuh Anak Yatim, Bantu Warga Mishkin hingga Bangun Masjid

Tags: #Aceh #aceh utara #agama #belajar agama #imam mahdi #masjid #warga aceh utara