Wanita Denmark Ini Masuk Islam Setelah Lihat Teman Muslim Tidak Pernah Menjelekkan Agama Lain

SAHABATSHOLEH – Kisah perjalanan mualaf bule cantik asal Denmark ini sangat menarik dibahas. Pasalnya, dia mulai yakin masuk Islam usai melihat akhlak temannya yang seorang Muslim.

Mualaf cantik itu bernama Luna. Dia dibesarkan dalam keluarga non-Muslim yang taat tanpa memiliki teman Muslim sebelumnya. Meski demikian, Luna mengaku sering bolos dalam ibadahnya.

“Hanya keluargaku yang rajin melakukannya. Jadi bisa dibilang aku ini jemaat formalitas saja,” tutur Luna, dikutip dari kanal YouTube Barat Bersyahadat, Jumat (21/1/2022).

Sebenarnya Luna sudah berniat keluar dari agamanya dulu sejak lama. Menurut dia, banyak hal yang tidak logis dalam ajaran agama tersebut. Kemudian, ada satu agama yang cukup menarik perhatiannya selama ini yaitu Islam.

“Bertahun-tahun setelahnya aku tak melirik agama lain, kecuali satu agama yang begitu menarik perhatianku, yaitu agama Islam,” ungkapnya.

Ketika SMA, Luna bertemu seorang Muslim pria. Sejak saat itulah dia mulai belajar lebih dalam tentang agama Islam. Tidak ada paksaan ataupun tawaran dari sang teman. Luna mengaku ingin belajar tentang Islam karena kemauan sendiri.

“Tidak ada paksaan dari teman Muslim-ku. Dia juga tidak secara frontal menawarkan Islam kepadaku atau bercerita tentang kaum Muslimin dan lain sebagainya,” jelas Luna.

Ia mengatakan, teman Muslim itu terlihat sangat tenang setiap hari. Dia tidak pernah menghujat agama lain ataupun memuji agamanya ke umat agama lain.

Luna pun makin tertarik melihat akhlak temannya yang begitu taat. Merasa penasaran dengan agama Islam, Luna lantas menonton dan membaca banyak kisah seorang Mualaf melalui media sosial.

“Temanku tadi tidak pernah menjelek-jelekkan agamaku, tapi juga tak memuji-muji tentang Islam. Aku makin penasaran apa rasanya menjadi Muslim, penasaran dengan apa yang diyakini temanku itu. Jadi campuran antara bisakah aku menjadi ini? Bisakah aku setenang perangai temanku ini?” terangnya.

Baca Juga :   Demi Jadi Mualaf, Pria Ini Rela Jari-Jari Tangannya Dipotong sang Ayah

Tidak hanya itu, Luna juga mendengarkan banyak dakwah tentang Islam. Dia pun mulai menyadari bahwa ada banyak hal yang indah dalam agama Islam. Meski hanya lewat video, Luna mengaku hatinya terasa begitu bahagia.

“Makin belajar, makin bahagia, seiring banyak video yang ditonton dan ini baru permulaan saja. Ini semua aku lakukan atas kesadaranku sendiri. Tidak ada dorongan atau paksaan dari siapa pun,” kata Luna.

Seiring berjalannya waktu, ia makin yakin bahwa Islam adalah agama yang cocok untuknya. Semua artikel, video, serta buku-buku tentang agama Islam terasa masuk akal baginya.

Menurut Luna, Islam adalah agama yang sesuai fitrah manusia, jauh berbeda dengan agama yang sebelumnya dia anut. Islam selalu mengajarkan kedamaian, kasih sayang, dan berbuat baik kepada sesama makhluk hidup. Ini sangat bertolak belakang dengan berita agama Islam di media sosial.

“Orang-orang anggap Islam itu agama kebencian, agama penindas wanita, agama teror, dan seterusnya. Tapi setelah aku menelaahnya sendiri, aku sadar bahwa semua itu tidaklah benar,” pungkasnya.

Wallahu a’lam bishawab.

Tags: #denmark #kisah mualaf #mualaf