Nazma Khan, Muslimah Pencetus Hari Hijab Sedunia

188 views

SAHABATSHOLEH – Sosok Nazma Khan, Muslimah asal New York, Amerika Serikat, menjadi pencetus World Hijab Day (WHD) atau Hari Hijab Sedunia yang diperingati setiap 1 Februari. Visi dan misinya menjunjung tinggi para Muslimah yang berhijab. Ini sebagai tanda mereka menutup aurat dengan jilbab adalah hal yang suka rela dan patuh terhadap ajaran agama Islam.

Adapun Hari Hijab Sedunia 2022 mengusung tema “Don’t Let Our Pride Be Your Prejudice” dengan tagar #EndHijabopbhia. Pasalnya, sebagian negara masih awam dengan wanita Muslimah yang harus menutup aurat. Kemudian adanya penolakan atau diskriminasi hingga pelecehan terhadap Muslimah.

Adanya diskriminasi dan pelecehan ini pernah juga dirasakan oleh Nazma Khan. Ia pernah mengalami perundungan hingga tekanan-tekanan terhadap hijab yang dikenakan. Sebagian penduduk New York pun memandangnya berbeda.

“Tumbuh di Bronx, NYC, saya mengalami banyak diskriminasi karena hijab saya. Di sekolah menengah, saya sering dipanggil ‘Batman’ atau ‘Ninja’,” ungkap Nazma seperti dikutip dari The Printz.

“Ketika saya masuk Universitas setelah Tragedi 9/11, saya dipanggil Osama bin Laden atau teroris. Itu mengerikan. Saya pikir satu-satunya cara untuk mengakhiri diskriminasi adalah dengan meminta teman dan saudara perempuan untuk memiliki pengalaman sendiri mengenakan hijab,” ujar Nazma.

Kemudian pada 1 Februari 2013, ia mengampanyekan dan meminta wanita yang tidak memakai jilbab di seluruh dunia agar mengenakan hijab hanya dalam satu hari. Hal tersebut sebagai tindakan tegas terhadap sebagian orang yang beranggapan buruk terhadap hijab.

Menurut dia, stigma negatif terhadap hijab memungkinkan para Muslimah akan mendapat perlakuan tidak menyenangkan lainnya. Maka itu, Hari Hijab Sedunia memberikan kesempatan kepada seluruh masyarakat mengenal tentang hijab lebih dekat sekaligus mengetahui hukum-hukum dalam Islam, khususnya terkait hijab.

Baca Juga :   Kisah Hijrah Fitri Tropica: Rezeki Mengalir Deras Setelah Mantap Berhijab

Sementara aktivis dan blogger Iran-Amerika, Hida Katebi, mengatakan selama ini tidak heran jika perempuan yang memakai hijab mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari sebagian orang yang tidak paham.

Dirinya pernah juga mendapat perlakuan serupa. “Saya pernah dipukul. Hijab saya dirobek,” ujar Hida Katebi.

Akan tetapi pengalaman buruk itu tidak membuat Hida Katebi mundur atau melepaskan hijabnya. Ia justru tetap mempertahankannya, sekaligus menyebarkan hal-hal positif tentang Islam, khususnya soal hijab yang dipakai.

Wallahu a’lam bishawab.

Tags: #hari hijab sedunia #hijab #Muslimah #muslimah pencetus hari hijab sedunia #nazma khan #world hijab day