Kisah Raja Jin Nekat Menculik Murid Syekh Abdul Qadir Jaelani, Hal di Luar Nalar Terjadi

SAHABATSHOLEH – Ada seorang ulama besar bernama Syekh Abdul Qadir Jaelani yang begitu dihormati. Bahkan, raja jin sekalipun begitu memuliakan beliau. Salah satu buktinya tertuang dalam sebuah kisah yang menceritakan seorang ulama Baghdad. Kala itu sang ulama bersama para santrinya hendak menghadiri pemakaman seorang Muslim.

Namun di tengah jalan, ulama dari Baghdad tersebut menemukan seekor ular hitam tengah melata di depannya. Ia segera memukul ular hitam itu sampai tewas.

Entah mengapa, selepas kematian ular hitam tersebut, alam di sekitar sang ulama berubah kelam dan diliputi kabut. Suasana menjadi begitu gelap. Di tengah situasi yang membingungkan, tiba-tiba saja sang ulama menghilang.

Para santri dibuat kebingungan. Tanpa pikir panjang mereka pun segera mencari ulama tersebut, tapi tetap tidak ditemukan. Hingga beberapa saat kemudian, sang ulama muncul dengan mengenakan pakaian baru.

Rasa penasaran para santri pun tumbuh. Mereka segera menghampiri ulama sekaligus guru mereka tersebut. Ulama itu lantas menceritakan bahwa dirinya sempat dibawa ke kerajaan jin sesaat setelah suasana berubah gelap.

Ketika sudah berada di hadapan Raja Jin, ulama itu melihat sesosok mayat tergeletak di hadapannya. Kondisi mayat cukup mengenaskan yakni kepalanya pecah serta darah yang terus mengalir dari tubuh. Raja Jin menuduh ulama itu sudah membunuh anaknya.

“Mengapa kamu membunuh anakku yang tidak berdosa, bukankah kamu lebih tahu dosa membunuh? Padahal, kamu seorang ulama?” tanya Raja Jin, dikutip dari YouTube Bgrazue, Senin (14/2/2022).

Sang ulama yang masih belum mengerti dengan situasi ini dengan tegas menolak tuduhan tersebut dan mengatakan semuanya adalah fitnah belaka. Namun, raja jin berkeras lantaran banyak saksi yang menyaksikan perbuatan ulama.

Baca Juga :   Gara-gara Wayang Kamu Menghujat Ulama? Syahadat Ulang Lagi Deh!

Guna memperjelas situasi ini, para saksi mengusulkan agar raja memeriksa darah yang masih melekat di tongkat sang ulama. Lantas, ulama itu menceritakan dirinya membunuh seekor ular.

Raja jin makin murka mendengar jawaban dari ulama. Ya, ular itu merupakan anak dari raja jin. Usai ulama mengakui kesalahannya, raja jin kemudian meminta hakim segera memustuskan hukuman. Ia ingin sang ulama dihukum mati.

Eksekusi mati benar-benar dilaksanakan. Namun sebelum pedang algojo menyentuh leher sang ulama, tiba-tiba seorang laki-laki tampan datang. Ia meminta eksekusi mati dihentikan.

“Berhenti, jangan bunuh orang ini. Ia murid Syekh Abdul Qadir Jaelani. Coba apa jawabanmu kepada Syekh kalau beliau marah kepadamu karena membunuh muridnya?” ujarnya kepada raja jin.

Sesaat kemudian raja jin melirik kepada ulama yang semula akan dihukum mati. Anehnya, amarah raja jin mereda dan langsung memaafkan ulama.

“Aku menghormati dan memuliakan Syekh, dosamu yang begitu besar aku ampuni dan kamu bebas dari hukuman,” ujar raja jin.

Sebelum raja jin benar-benar melepas ulama asal Baghdad itu, ia meminta agar sang ulama menjadi imam sholat dari mayat anaknya. Raja jin juga memerintahkannya untuk membaca istigfar dan memohon ampun bagi sang anak.

Tidak sampai di situ, sebelum ulama dari Baghdad ini pulang, ia juga diberikan pakaian sangat bagus dari raja jin. Subhanallah, betapa mulia Syehk Abdul Qadir Jaelani hingga jin pun turut menghormatinya.

Wallahu a’lam bishawab.

Tags: #jin #karomah #raja jin #syekh abdul qadir jaelani #ulama