Kisah Hijrah Atlet Skateboard Pevi Permana, Raih Hidayah ketika Antar Istri Sholat

Inilah kisah hijrah atlet skateboard profesional Pevi Permana. Namanya sudah tidak asing di dunia olahraga skateboard Tanah Air. Ia selalu mewakili Indonesia di berbagai ajang bergengsi. Pevi juga sempat mewakili Indonesia di Asian Games 2018 Jakarta dan Palembang, bahkan meraih medali.

Pevi Permana juga kerap kali menjuarai ajang skateboard dalam negeri hingga dunia. Namun kini di balik kesibukannya sebagai atlet skateboard profesional, dirinya ikut mengajak rekan-rekannya berhijrah.

Kisah hijrah Pevi Permana berawal dari sadarnya dia dari gaya hidup glamor setelah meraih banyak prestasi. Kala itu dia memiliki uang serta mampu menjalani gaya hidup apa pun. Pevi merasa hidup dapat dijalani semaunya sehingga membuat lupa akan Allah Subhanahu wa ta’ala.

Titik balik hidupnya dimulai setelah menikah. Gaya hidup membuatnya terlilit utang di mana-mana yang membuat finansial keluarga jatuh.

“Setelah nikah itu minus. Bener-bener yang karena memang posisi jatuh, utang di mana-mana,” ungkap Pevi Permana, seperti dikutip dari kanal YouTube RCTI Seputar iNews, Jumat (3/12/2021).

Pengalaman spritualnya dimulai ketika sering mengantar sang istri beribadah sholat di masjid. “Selalu mengantar sholat. Lama-lama merasa: ‘Kok gua cuma nganter doang ya, kenapa enggak ikutan aja sholat’,” ucap Pevi Permana.

Mulai ikut ibadah ketika mengantar istri. Mas Inong yang merupakan seniornya di olahraga skateboard membantu membuat Pevi hijrah untuk lebih dekat ke jalan Allah Subhanahu wa ta’ala.

Tidak berhenti di situ, Pevi merasa tergerak sehingga dirinya pun berdakwah antar sesama skateboarder. Ini dilakukan dengan caranya sendiri.

“Saya bisa berdakwah dalam versi skateboard gitu, dalam versi anak muda,” ungkap Pevi.

Cara dakwahnya tidak harus selalu menggunakan pakaian Muslim. Ia mengikuti pergaulan yang ada, namun tetap sesuai ajaran agama, lalu mengajak ibadah rekan-rekannya tersebut. Inilah yang membuat Pevi diikuti oleh teman-teman yang lain.

Baca Juga :   Kisah Sukses Bos PO Haryanto Miliki 300 Bus Berkat Santuni Anak Yatim Hingga Berangkatkan Haji Umrah

Juara Asian Games 2018 di cabang olahraga skateboard ini pun sempat mendapat penolakan dari temannya sesama atlet.

“Dimusuhin pernah, bahkan sampai saya tidak ditemenin: ‘Lu jangan temenan lagi sama Pevi, takutnya kita kebawa-bawa.’ Ada juga yang ngomong: ‘Lu kalo mau hijrah ya hijrah sendiri.’ Tapi alhamdulillah yang ngomong itu sekarang ikut hijrah,” ungkap Pevi.

“Seburuk-buruknya orang lain, jangan harap kita lebih baik, kita lebih baik dari dia. Sebaik-baiknya kita, belum tentu orang itu buruk. Jangan pernah kita memandang sebelah mata. Jangan pernah kita memandang kalau ini orang yang sok-sokan salih,” tutup Pevi Permana.

 

sumber: https://bit.ly/3zkDSqA

Tags: #atlet skateboard #Hijrah #kisah hijrah #kisah hijrah pevi permana #skateboard