Inilah Akibat dari Orang Menghina Adzan, Begini Kondisinya Saat Meninggal

SAHABATSHOLEH – Setiap harinya kita umat islam selalu mengumandangkan Adzan di masjid-masjid 5 kali dalam satu hari. Adzan merupakan penyeru untuk semua umat islam melaksanakan ibadah sholat. Selain itu adzan juga dikumandagkan untuk para bayi umat muslim yang baru lahir oleh ayah untuk buah hatinya.

Suara adzan yang berkumandang dapat menenangkan dan menggetarkan hati umat muslim. Suara adzan saling bersautan di masjid setiap harinya sempat menjadi trending karena peraturan mengenai batas volume masjid dalam mengumandagkan adzan.

Bagi umat islam yang mendengarkan adzan dan merasa terganggu dengan suranya, hal tersebut patut untuk dipertanyakan dalam diri, adakah yang salah dalam diri sehingga hal tersebut dapat terjadi. Umat muslim yang secara terang-terangan menghina suara adzan yang dikumandagkan, tentunya akan ada peringatan untuk orang-orang tersebut.

Orang yang tidak bisa mendengarkan adzan dihatinya terdapat penyakit. Telinga yang biasa mendengar hal-hal yang tidak baik, mata biasa melihat hal-hal buruk dapat menyebabkan penyakit pada hati, sehingga hati menjadi keras.

Berikut dibahas kisah nyata, akibat dari orang yang menghina adzan oleh Ustadz Adi Hidayat yang dikutip PortalJember.com dalam kanal YouTube Kajian Islam Official, diunggah pada 27 Februari 2022.

Ustadz Adi Hidayat mendengar kisah ini dari gurunya waktu tausiyah dipernikahannya pada 18 Februari. “Dulu pernah ada orang yang kalo denger adzan marah-marah luar biasa, bukan hanya marah tapi mengeluarkan kalimat yang tidak pantas. Apa ini suara? ya hewan lah, yang tidak layak untuk diucapkan, yang mengonggong dan sebagaiannya” Ujar Ustadz Adi Hidayat dalam ceramahnya. Ustadz Adi Hidayat sampai tidak berani mencontohkan dengan sama kata-kata orang tersebut. Suatu hari orang tersebut meninggal. Dia seorang muslim sehingga dimakamkan seperti muslim yang lainnya.

Baca Juga :   Tanda Harta Tidak Berkah

“Tapi teman-teman ini nyata saya tidak mengarang cerita, begitu dimasukan ke liang lahatnya, dimasukan dibuka sebagian dari kafannya, dihadapkan kearah kiblat, tiba-tiba begitu sedikit ini langsung kaget pada loncat yang dibawah ke atas, nampaklah perubahan dimulutnya seperti moncong binatang disebutkan tadi, tak seorang langsung kemudian menguburkannya meninggalkannya,” Ujar Ustadz Adi Hidayat.

Kisah tersebut sangat populer sekali dan disimpan, namun sekarang jadi perbincangan kembali untuk menjadi pelajaran bagi umat muslim. Kadang-kadang apabila seseorang jauh dari Allah SWT maka akan ditunjukan fenomena dialam raya, yang menujukan kekuasan Allah SWT dan hanya Allah SWT yang bisa menjadikan itu semua, mustahil untuk yang lain. Apabila semua tanda itu muncul dan manusia belum ingat dengan Allah SWT maka itu menujukan bahwa imannya sangat lemah.

Untuk melembutkan hati manusia yang keras agar selalu mengingat Allah SWT dalam keadan apaapun maka dapat dilakukan dengan meningkatkan zikir kepada Allah SWT agar hati menjadi lembut dan ketenagan akan selalu muncul. Zikir yang dapat dilakukan bisa dengan meningkatkan sholat sunah,mmemperbanyak membaca Al-Quran, menghafal Al-Quran, atau perbanyak zikir setelah sholat dll.

Tags: #azan #menghina azan #orang menghina azan #uah #ustadz adi hidayat