Derry Sulaiman Sebut Gus Miftah Kelewat Batas: Mohon Maaf, Ini Udah Kurang Hajar!

SAHABATSHOLEH – Pendakwah Derry Sulaiman membela Khalid Basalamah, dirinya mengomentari Gus Miftah yang berpuisi dalam acara wayang untuk menyindir Khalid Basalamah, serta dalang yang juga menyindir orang yang sama, bahkan Derry Sulaiman mengatakan tindakan tersebut sudah kurang hajar.

Komentar Derry Sulaiman itu dilontarkan setelah dirinya melihat video Gus Miftah di acara wayang yang menyindir Khalid Basalamah.

Mulanya, Derry Sulaiman mengaku bahwa dirinya tidak sependapat dengan Khalid Basalamah, namun tetap merasa hormat kepadanya.

“Khalid Basalamah dalam kajian beliau, menjawab pertanyaan dari jama’ah tentang wayang,” ujar Derry Sulaiman dalam video yang diunggah channel youtube Derry Sulaiman and Sahabat, pada Senin, 21 Februari 2022, dengan judul ‘Reaction Video Dalang Menghina Ustadz Khalid Basalamah’.

“Maka beliau (khalid Basalamah) menyampaikan begini-begini (jawabannya), ya itu urusan beliau sah-sah saja,” Ujar Derry Sulaiman melanjutkan.

Meski demikian, Derry menyatakan bahwa dirinya tidak setuju dengan pendapat Khalid Basalamah, namun pendapat tersebut adalah hak pribadi Khalid Basalamah.

“Beliau mengatakan udah dimusnahkan saja (wayang) dan lain sebagainya, sata tidak setuju dengan pendapat beliau!,” ujar Derry Sulaiman menjelaskan.

“Tapi saya tidak reaction juga, karena sah-sah saja orang tidak suka dengan wayang, sah-sah saja dia tidak suka dengan pertunjukan dalang-dalang itu,” ujar Derry Sulaiman menjelaskan.

Kemudian Derry Sulaiman mengomentari Gus Miftah di acara wayang menggugat, dalam acara tersebut diketahui bahwa Gus Miftah bersama para dalang, menyindir Khalid Basalamah.

“Gus Miftah mohon maaf, ada kesombongan!, menganggap ustadz Khalid Basalamah dan orang-orang yang bersorban, berjenggot, orang-orang yang kearab-araban adalah orang-orang yang kerdil otaknya, ini saya rasa agak berlebihan!,” ujar Derry Sulaiman menjelaskan.

Selanjutnya, Derry Sulaiman juga mengomentari penampilan dalang yang memainkan wayang dengan maksud menyindir Khalid Basalamah.

Baca Juga :   Gus Miftah Doakan Dorce Gamalama Pakai Nama Lelaki

“Ini udah kurang hajar!, membuat imej ustadz Khalid Basalamah sebagai bahan tontonan dan dijadikan wayang, bagi saya ini sudah kelewat batas!,” ujar Derry Sulaiman menandaskan.

 

Derry Sulaiman: Pertunjukan di Ponpes Gus Miftah Rusak Citra Wayang sebagai Sarana Penyebaran Islam

SAHABATSHOLEH – Hujatan menghujani video pertunjukan wayang di Pondok Pesantren Ora Aji milik Gus Miftah di Sleman karena menggunakan karakter dengan wajah mirip Ustaz Khalid Basalamah, yang juga sempat menimbulkan kontroversi karena menyebut wayang haram.

Ustaz Derry Sulaiman pun merupakan salah satu yang menyatakan pendapat kontra terhadap wayang mirip Ustaz Khalid Basalamah. Ia berpendapat bahwa dalang yang memainkan wayang itu sudah melewati batas.

“Dalangnya offside,” tulis Derry Sulaiman di Instagram, Senin (21/2/2022).

Sebelum menyampaikan komentarnya, Derry Sulaiman mengungkapkan harapan supaya Gus Miftah dan pihak lain yang terlibat dalam pertunjukan wayang itu bersilaturahmi dengan Khalid Basalamah.

“Semoga Gus miftah, dalang & semua yang orang yang terlibat dalam acara dalang menggugat bisa silaturahmi dengan Ustaz Khalid basalamah kita semua bersaudara,” ungkapnya.

“Karena” kalimah Laa ilaaha illAllah Muhammadurrasulullah, Ukhuwah islamiyah di atas segala-galanya,” lanjut dia.

Menurut Derry Sulaiman, jika tak terima dengan ucapan Khalid Basalamah, yang mengharamkan wayang, Gus Miftah dan dalang tak sepantasnya melakukan pertunjukan seperti.

Ia menganggap, justru respons tersebut merusak citra wayang, yang sebelumnya dijadikan sarana untuk menyebarkan Islam oleh para wali.

“Mohon maaf, kalau saja pertunjukan wayang seperti itu, akan merusak citra wayang itu sendiri, yang dulunya digunakan sebagai sarana menyebarkan Islam oleh para wali,” tutupnya.

Tags: #berjenggot #dalang #derry sulaiman #gus miftah #kajian #kelewat batas #kesombongan #ustadz derry sulaiman #ustadz khalid basalamah sebut wayang haram #wayang #wayang haram #wayang menggugat