Al-Azhar Kutuk Pengadilan Israel yang Dukung Warga Yahudi Gelar Ritual Doa di Al-Aqsa

Al-Azhar Mesir, pusat pendidikan utama Muslim Sunni, pada Jumat pekan ini mengutuk keras keputusan pengadilan Israel yang mendukung orang-orang Yahudi melakukan ritual doa hening di kompleks Masjid Al-Aqsa.

“Keputusan pengadilan Zionis soal hak orang Yahudi untuk beribadah di Masjid Al-Aqsha adalah pelanggaran mencolok terhadap konvensi internasional dan norma-norma manusia, dan provokasi yang jelas terhadap perasaan umat Islam di seluruh dunia,” kata Al-Azhar dalam sebuah pernyataan.

Melansir laman Anadolu, Minggu (10/10/2021), pernyataan itu mengungkapkan bahwa Al-Azhar mengutuk dengan keras keputusan pengadilan Zionis, yang memberikan hak kepada para Zionis untuk berdoa di halaman Masjid Al-Aqsha.”

Lembaga itu meminta masyarakat internasional untuk “mengambil semua tindakan terhadap pelanggaran entitas Zionis terhadap tempat-tempat ibadah Palestina dan Masjid Al-Aqsa.

Selain itu, Al-Azhar mendukung rakyat Palestina yang tertindas dan perjuangan sah mereka untuk memulihkan hak-hak mereka yang dirampas dan tanah mereka yang direbut.

Al-Azhar mengatakan bahwa upaya Zionis untuk melakukan Yahudisasi Yerusalem, termasuk Masjid Al-Aqsha, pasti akan gagal.

“Al-Aqsa akan tetap murni menjadi tempat perlindungan Islam, dan pendudukan tidak akan ada lagi,” ungkap pernyataan Al-Azhar.

 

sumber: https://bit.ly/3sR8D4W

 

Turki Kecam Pengadilan Israel yang Mendukung Ibadah Kaum Yahudi di Kompleks Al Aqsa

Pengadilan Israel memutuskan mendukung kaum Yahudi beribadah di kompleks Al Aqsa. Putusan pengadilan Israel yang mendukung ibadah kaum Yahudi di kompleks Al Aqsa ini dikecam Pemerintah Turki.

Kementerian Luar Negeri Turki mengatakan langkah itu akan “semakin memotivasi kalangan fanatik” dan “menyebabkan ketegangan baru” di situs paling suci di Yerusalem.

Kementerian meminta masyarakat internasional untuk “menentang keras keputusan yang salah, 1legal dan berbahaya” itu serta “semua pr0v0kasi” terhadap Al Aqsa.

Baca Juga :   MUI: Seharusnya yang Dibangun Museum Busuknya Yahudi Israel pada Palestina, Bukan Holocaust

Dalam putusan penting pada Rabu (6/10/2021), seorang hakim Israel mengatakan bahwa ibadah “hening” oleh kaum Yahudi di kompleks Al Aqsa di Yerusalem Timur yang diduduki bukanlah suatu “tindakan kr1m1nal.”

Keputusan itu, yang muncul atas banding Rabbi Aryeh Lippo lantaran dilarang mengunjungi lokasi titik nyala tersebut, juga dikecam keras oleh Palestina.

Israel menduduki Yerusalem Timur, tempat Al Aqsa berada, selama perang Arab-Israel 1967. Israel mencaplok seluruh kota pada 1980 dalam sebuah langkah yang tidak pernah diakui oleh dunia.

 

sumber: https://bit.ly/3mRuHZH

Tags: #al aqsa #Al Azhar #israel #masjid al aqsa #turki #yahudi #zionis