10 Destinasi Wisata Terunik di Dunia yang Anti-Mainstream

61 views

Jika kita membahas tentang keindahan destinasi wisata di dunia, maka tidak akan ada habisnya. Ada banyak spot cantik untuk menghabiskan waktu liburan yang dijamin akan membuat kamu betah. Akan tetapi jika kamu berkunjung ke tempat wisata yang itu – itu saja akan terasa sangat membosankan.

Dalam memilih tempat wisata, tentu ada beberapa hal yang jadi pertimbangan. Selain soal keindahan, pasti kamu ingin mencoba sesuatu yang baru dan unik, kan? Yup, berpetualang ke tempat wisata terunik dan anti-mainstream akan menjadi pengalaman yang baru dan mungkin tak akan terlupakan.

Untuk itu, kamu harus tau nih beberapa destinasi wisata terunik di Dunia yang anti-mainstream dan bisa kamu kunjungi. Apa saja di antaranya? Berikut rekomendasi 10 destinasi wisata terunik di dunia anti-mainstream yang wajib dikunjungi!

Destinasi Wisata Terunik di Dunia Anti-Mainstream

1. Bubblegum Alley (United States)

Lokasi : 733 Higuera St, San Luis Obispo, California, CA 93401, United States

Sesuai dengan namanya, wisata yang satu ini sangat anti-mainstream, tempat ini dipenuhi dengan permen karet berwarna. Bubblegum Alley di San Luis Obispo, California, Amerika Serikat adalah sebuah lorong setinggi 4,6 meter dan panjang 21 meter yang penuh dengan tempelan permen karet. Tidak ada yang tahu bagaimana awal mula sejarah Bubblegum alley ini. Siapa yang memulai penempelan perdana pun tidak diketahui secara jelas.

Ada yang bilang tradisi ini dimulai setelah Perang Dunia II saat acara kelulusan SMA San Luis Obispo. Ada juga yang bilang bahwa Bubblegum Alley ini hasil persaingan antara SMA San Luis Obispo dengan Universitas Car Poly, pada tahun 1950-an yang menyangka bahwa murid San Luis Obispo ini mencoba melebihi mereka dalam membuat dinding permen karet, dari kompetisi tidak jelas ini akhirnya terciptalah Lorong permen karet ini.

Tetapi, di tahun 1970an dan 1996 destinasi wisata anti-mainsteam ini lolos dari pembersihan sebanyak 3 kali. Jika diteliti, sebenarnya tempelan permen-permen karet ini tidak sembarangan loh. Beberapa orang menganggap Bubblegum Alley sebagai salah satu bentuk seni, mereka dapat melihat susunan bentuk, kata dan desain wajah, bunga surat serta tulisan ”I Love SLO” dalam berbagai warna dan ukuran.

Jika dibayangkan, mungkin rasanya menjijikan ya. Meski begitu, destinasi wisata yang unik ini masih saja ramai dikunjungi turis, lho. Kalo kamu berminat kah untuk berkunjung ke wisata yang anti-mainstream ini?

2. Fly Ranch Geyser (United. States)

Lokasi : Country Road 34, Gerlach, Nevada, NV 89412, United States

Energi panas bumi memang sangat penting bagi manusia. Maka, tak heran banyak negara yang berlomba – lomba mencari alternatif panas bumi. Salah satunya energi geothermal. Bicara tentang energi geothermal, ada satu hal menarik di Washoe County, Nevada, Amerika. Pada tahun 1964 silam, di Nevada ada penggalian sumur untuk mengeksplorasi sumber energi geothermal. Namun, saat semua penggalian sudah selesai dan sumur akan ditutup, justru menyemburkan mineral secara terus menerus. Semburan mineral ini akhirnya menumpuk dan mengendap menjadi gundukan travertine yang terus berkembang. Gundukan inilah yang membentuk Fly Ranch Geyser.

Baca Juga :   Menjelajahi 7 Lembah Terindah di Indonesia

Saking uniknya karena semburan airnya mengandung mineral yang tinggi, akhirnya banyak ganggang yang tumbuh dan mengeluarkan pigmen – pigmen warna. Karena keindahannya, lokasi ini jadi sering dikunjungi turis dan menjadi destinasi wisata anti-mainstream yang unik. Sayangnya, Fly Ranch Geyser tidak dibuka untuk umum karena masuk ke dalam properti milik Todd Jacksick. Jadi untuk menikmatinya, para pengunjung bisa melihat dari jarak jauh, karena sekelilingnya ditutupi pagar berduri dan gerbang yang terkunci. Namun jika mau melihat lebih dekat, para turis diharuskan membayar $50 atau sekitar Rp670.000.

3. Danau Hillier (Australia)

Lokasi : Middle Island Recherche, Goldfields, Western Australia

Jika biasanya sebuah danau memiliki warna hijau atau biru tua, di Australia ada danau yang sangat unik dikarenakan memiliki warna yang berbeda dari danau pada umumnya. Danau Hillier merupakan sebuah danau salin yang terletak di Kepulauan Recherche di wilayah Goldfields – Esperance, tepatnya di Middle Island, Australia.

Keunikan Danau Hillier yang paling mencuri perhatian adalah warna airnya yang berwarna merah muda, membuatnya menjadi wisata danau yang unik. Menurut para ilmuwan, warna merah muda danau tersebut terbentuk secara alami dari berbagai mikroorganisme dan ribuan bakteri yang hidup di dalamnya. Pada awalnya Danau Hillier ditemukan oleh seorang navigator dan hidrogafer berkabangsaan Inggris bernama Matthew Finders pada 15 Januari 1802.

Danau Hillier selalu ramai dipadati oleh wisatawan yang berkunjung melalui Perth. Untuk menuju Danau Hillier hanya bisa ditempuh dengan jalur udara atau berlayar dari Esperance yang berjarak 720 kilometer di tenggara Perth. Setelah sampai di Middle Island, wisatawan masih harus berjalan kaki sejauh 600 meter untuk sampai di tepi Danau Hillier. Pemandangan pepohonan hijau dan berbagai satwa liar yang ada di Middle Island akan memberikan nuansa yang berbeda dan membuat perjalanan terasa tidak membosankan.

4. Sedlec Ossuary – Gereja Tulang Kutna Hora (Republik Ceko)

Lokasi : Czermna district of Kudowa, Cekoslowakia

Jika kamu berlibur ke negara Cekoslowakia atau biasa disebut Republik Ceko, kamu akan banyak menemukan bangunan indah yang mempunyai gaya Gothic ala Eropa dengan perpaduan unsur modern. Republik Ceko juga menawarkan pemandangan alam yang indah, dengan sungai – sungai yang membelah kota hingga malam indah yang memanjakan mata.

Namun ada satu gereja yang dijadikan tempat wisata unik dan anti-mainstream, gereja tersebut bernama Gereja Tulang bernama Sedlec Ossuary di Kutna Hora. Gereja ini bukanlah gereja biasa, gereja tersebut dihiasi oleh 40.000 tulang manusia. Menurut cerita, pada abad ke – 13, Abbas Hendy, seorang biara disana membawa sekendi tanah dari gereja suci Golgota di Yerusalem tempat Yesus di salib dan menaburkan ‘tanah suci’ tersebut di sepanjang pemakaman di gereja tersebut. Sejak saat itulah, semua orang berbondong – bondong ingin dimakamkan disana.

Pada tahun 1870, Frantisek Rindt, seorang pemahat kayu ditugaskan untuk mengatur bagaimana tulang belulang ini tersusun rapi dan artistic di dalam gereja Kutna Hora. Hasil kerjanya menyusun 40.000 tulang manusia ini dapat kamu saksikan langsung di Gereja Kutna Hora langsung, lho. Sungguh destinasi wisata yang sangat anti-mainstream, bukan?

Baca Juga :   Adakah Self Healing dalam Islam?

5. Bioluminescent Bay (Puerto Rico)

Lokasi : 158 Calle Flamboyan, Vieques, 00765, Puerto Rico

Tak hanya unik dan anti-mainstream, tapi destinasi yang satu ini juga mempesona. Kebanyakan wisata pantai memang sangat indah jika dinikmati pada saat siang hari. Tapi, untuk pantai yang satu ini sangatlah unik. Terletak di Puerto Rico, Bioluminescent Bay adalah salah satu pantai yang akan sangat indah jika kamu berkunjung pada malam hari. Cara terbaik untuk menikmati fenomena Bioluminescence adalah dengan melakukan kayaking. Cahaya kebiruan yang dipancarkan oleh dinoflagellates (organisme laut), membuat pantai ini menjadi salah satu destinasi favorit para wisatawan.

Jika kamu berniat mendatangi wisata tersebut, tiga pantai yang wajib dikunjungi adalah Mosquito Bay, Laguna Grande (atau yang dikenal sebagai bio bay), dan La Parguera.

6. Carhenge, (United States)

Lokasi : 2151 Co Road, Alliance, NE 69301, United States

Inggris terkenal dengan monumen misterius bernama Stonehenge. Nah, Amerika Serikat tidak mau kalah dan membuat monumennya dengan tumpukan mobil bekas, yang diberi nama Carhenge. Berlokasi di Alliance, Nebraska, monument ini dibuat oleh seniman yang bernama Jim Reinders untuk almarhum ayahnya yang meninggal pada tahun 1982. Karena kekagumannya terhadap Stonehenge, Jim Reinders terinspirasi untuk membuat bangunan yang mirip, namun menggunakan tumpukan dari 28 mobil klasik bekas Amerika.

Destinasi wisata unik yang anti-mainstream ini tak boleh dilewatkan bila kamu penyuka seni kontemporer atau bila kamu penyuka mobil. Jika kamu menyukai seni modern, kamu akan menghargai mahakarya unik ini, Tapi, jika kamu seorang penggemar mobil vintage, kamu akan menyukai penggunaan mobil di monumen ini.

7. Pegunungan Tianzi (China)

Lokasi : Zhangjiajie, Hunan, China

Destinasi wisata unik dan anti-mainstream yang satu ini juga sangatlah indah. Pada dasarnya wisata gunung akan selalu menyajikan pemandangan yang sangat memanjakan mata. Gunung Tianzi yang terletak di Kota Zhangjiajie, Provinsi Hunan ini sangatlah unik. Hal yang membuat gunung ini unik adalah menawarkan pemandangan serupa film Avatar! Apa mungkin film Avatar ini terinspirasi dari pemandangan gunung ini juga?

Pegunungan Tianzi mencakup area seluas 54 km persegi dan panjang sekitar 33km, untuk puncak utama dari pegunungan Tianzi berada di ketinggian 1.262 mdpl. Dari puncak pegunungan Tianzi kamu bisa melihat lautan awan di puncak gunung-gunung. Puncak di sini pada dasarnya adalah bebatuan bersalju ketika musim dingin.

Nama Pegunungan Tianzi sendiri diambil dari dari seorang petani dengan nama Xiang Dakun yang termasuk Suku Tujia. Petani itu memimpin pemberontakan yang sukses dari para petani dan memilih untuk menyebut dirinya “Tianzi”. Tianzi sendiri adalah nama panggilan tradisional yang diberikan kaisar Cina yang berarti “Putra Surga”.

8. Giant’s Causeaway (Irlandia Utara)

Baca Juga :   5 Tempat Wisata yang Nyaman Diakses Rental Mobil Bandung

Lokasi : Bushmills BT57 8SU, United Kingdom

Irlandia Utara adalah negara yang terkenal dengan icon “The Green Leaf” dan budayanya akan alat musik pipa. Namun, bukan hanya itu saja di Irlandia Utara terkenal spot bernama Giant’s Causeway. Spot ini merupakan salah satu dimana kamu bisa melihat sebuah fenomena dunia yang sangat memukau. Berlokasi di Country Antrim, Irlandia Utara, destinasi wisata anti-mainstream ini menyajikan pemandangan alam yang indah. Mitosnya tempat ini dibuat oleh salah satu raksasa Skotlandia.

Tapi, jika dari sisi sains, Eleanor Killough (penjaga museum setempat) percaya bahwa tempat ini terbentuk akibat aliran lava yang melintas sekitar 60 juta tahun yang lalu. Hingga akhirnya terbentuklah 40.000 batu tersusun di pantai ini. Saat ini Giant’s Causeaway banyak didatangi oleh wisatawan karena menjadi daya tarik utama di Irlandia dan menjadi situs warisan dunia UNESCO.

9. Socotra Island (Yemen)

Lokasi : Socotra Island, Arabian Sea, Yemen

Pulau Socotra adalah pulau berpenghuni dengan kondisi alam yang seolah tak terjamah zaman. Penghuni pulau ini tidak tersentuh oleh peradaban modern. Pulau Socotra atau Suquthra merupakan sebuah kawasan pulau kecil di Samudra Hindia. Pulau ini masuk dalam wilayah Yemen. Berada 80 km di timur dari Tanduk Afrika dan 380 di selatan dari Jazirah Arab.

Destinasi wisata yang ini sangat unik dan menarik karena terdapat sekitar 1.142 spesies flora dan fauna endemik yang tidak bisa kamu temukan di belahan bumi manapun. Salah satu yang paling unik di Pulau Socotra adalah Pohon Darah Naga atau Pohon Suji Darah. Morfologi Pohon Darah Naga begitu tidak biasa, cabang pohonnya menghadap ke atas mirip payung terbalik. Hal ini berguna untuk menyerap lembab dari kabut dataran tinggi. Pohon tersebut memiliki getah berwarna merah, serupa dengan darah segar.

10. Yunessun Spa Resort (Jepang)

Lokasi : Ninotaira, Hakone, Kanagawa 250-0407, Japan

Kamu berniat liburan ke Jepang? Mungkin yang ada dalam pikiranmu adalah Tokyo Tower, Disneyland Tokyo, Harajuku, Gunung Fuji dan Universal Studio? Itu semua terlalu mainstream! Kamu harus mencoba Yunessun Spa Resort di Jepang. Wisata ini terbilang anti-mainstream karena menawarkan pengalaman berendam menggunakan materi cair yang tidak biasa, yakni wine, kopi, sake dan teh hijau. Penggunaan bahan cair yang biasa jadi minuman itu dipilih karena diyakini manfaatnya akan baik jika digunakan untuk berendam.

Wisata ini berlokasi di Hakone tidak jauh dari Tokyo. Yunessun Spa Resort menawarkan pengalaman berendam dengan berbagai khasiatnya masing masing. Mulai dari spa kopi yang memiliki khasiat mengurangi selulit dan bengkak pada kulit, Wine Spa yang mampu meremajakan tubuh, hingga Sake Spa yang mempunyai khasiat menekankan penuaan dini dan mengurangi bintik hitam karena paparan sinar matahari. Masih banyak kolam unik lain seperti Green Tea Spa, Charcoal Spa dan Turkish Hammam. Untuk harga tiket masuknya 2.800 Yen (Rp305.000) untuk dewasa dan 1.500 Yen (Rp163.000) untuk anak – anak.

Tags: #anti mainstream #wisata #wisata anti mainstream