Waspadai Merasa Derajat Lebih Tinggi Saat Baru Belajar Agama

227 views

 

Majelis- majelis ilmu sekarang mudah ditemui di masjid-masjid. Selain itu bisa juga saat pandemi ngaji online. Intinya untuk belajar agama Allah Ta’ala memudahkanya.

Namun yang patut diingat kepada penuntut ilmu agama janganlah merasa setelah menghadiri majelis ilmu membuat diri merasa lebih tinggi derajatnya dibanding lainnya.

Ustaz dr. Raenul Bahraen pun memberikan nasihat bagi para penuntut ilmu. Dalam akun Instagramya dikutip pada Selasa (9/3/2021) dia menjelaskan jika itu terjadi maka ini adalah kesalahan dalam berdakwah.

“Yang baru ngaji/belajar agama tapi sudah membicarakan kesalahan orang lain, bukannya membina tetapi menghukum dan menghina. Bukannya mengajak surga tapi memvonis neraka dan sesat, bukannya memberi kemudahan tapi membuat dada sesak, bukannya memberi senyum tetapi muka masam,” bebernya.

Ketika awal-awal mengenal dakwah ahlus sunnah bisa jadi ada rasa bangga dan sombong bahwa dia telah mendapat hidayah dan merasa dia sudah selamat dunia-akherat. Padahal ini adalah Ini baru fase yaq’zah (keterbangunan), awal mengangkat jangkar kapal, baru akan mulai mengarungi ilmu, amal, dakwah dan bersabar di atasnya.

“Maka janganlah kita menganggap diri kita akan selamat dari dosa dan maksiat hanya karena baru mengenal dakwah ahlus sunnah,” kata dia. Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

“Maka janganlah kamu menganggap dirimu suci. Dialah yang paling mengetahui siapa orang yang bertakwa.” [An-Najm: 32]

 

Ibnu Mas’ud,

“Kalau kalian mengetahui dosa-dosaku maka tidak akan ada dua orang yang berjalan di belakangku dan sungguh kalian akan melemparkan tanah di atas kepalaku, dan aku berangan-angan Allah mengampuni satu dosa dari dosa-dosaku dan aku dipanggil Abdullah bin Kotoran.” (HR.Hakim Al-Mustadrok 3/357 no 5382, shahih)”Semoga kita selalu bisa tawadhu’, Semakin berilmu dan semakin tidak sombong dan tawadhu,” pungkasnya.[m.okzn]

Tags: #Waspadai Merasa Derajat Lebih Tinggi Saat Baru Belajar Agama