Ulama Indonesia Ikut Kecam Adanya Game Berisi Penghancuran Ka’bah

432 views

 

Sebuah video game multi-pemain bernama Fortnite yang mendorong pemain menghancurkan Ka’bah untuk maju ke tingkat berikutnya menjadi kontroversi dikecam Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir. Hal ini juga mendapat perhatian ulama di Indonesia

Wakil Ketua Majelis Dakwah dan Pendidikan Islam (Madani) Ustadz Ainul Yaqin dalam pesannya mengatakan, bahwa yang jelas yang membikin video game pasti bukan seorang muslim, sebab tidak mungkin seorang Muslim sejati berbuat senista itu, sangat tidak menghargai toleransi dan sangat potensial memicu konflik horizontal, sebab nantinya dianggap pelecehan agama.

Seharusnya kebebasan informasi dan digitalisasi harus dibarengi etika dan moral yang dijunjung tinggi, bukan malah menggiring para gamers untuk menertawakan, melecehkan simbol terakbar Islam, yakni Ka’bah sebagai baitullah.

“Sangat disayangkan game ini kalau dibiarkan dengan atas nama kebebasan berekspresi dan dunia tanpa batas,” ujarnya dalam pesannya, Jumat (2/7/2021).

وَلَنْ تَرْضَىٰ عَنْكَ الْيَهُودُ وَلَا النَّصَارَىٰ حَتَّىٰ تَتَّبِعَ مِلَّتَهُمْ ۗ قُلْ إِنَّ هُدَى اللَّهِ هُوَ الْهُدَىٰ ۗ وَلَئِنِ اتَّبَعْتَ أَهْوَاءَهُمْ بَعْدَ الَّذِي جَاءَكَ مِنَ الْعِلْمِ ۙ مَا لَكَ مِنَ اللَّهِ مِنْ وَلِيٍّ وَلَا نَصِيرٍ

Artinya: “Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti millah mereka. Katakanlah: “Sesungguhnya petunjuk Allah Itulah petunjuk (yang benar)”. dan Sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, Maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu.” (QS Al-Baqarah [2])

Sebagai seorang muslim kita harus waspada terhadap perkembangan dunia digital, yang terkadang kurang berpihak kepada muslimin, kita lebih banyak menjadi obyek kapitalisasi, sehingga hal seperti demikian kian tidak terbendung.

konsistensi terhadap ajaran nabi harus kita implementasikan sehari hari, warnai dunia digital dengan karya karya para muslimin, balik jadikan obyek dakwah, tunjukkan Islam adalah rahmatan lil alamin, bukan agama yang provokatif dan penuh kaeih sayang dan toleransi.[mokzn]

Tags: #Ulama Indonesia Ikut Kecam Adanya Game Berisi Penghancuran Kakbah