Santriwati: Mang Saung Kerja Kuli Bangunan Demi Bahagiakan Muridnya

klik gambar untuk link donasi

Wulandari (17), salah satu santriwati di Pesantren Nurjadiid melihat Saung Galing sebagai seorang guru dan sosok inspiratif. Pasalnya, Saung merupakan seorang pekerja keras yang berjuang dengan segala keterbatasan untuk membantu anak-anak yatim asuhannya.

“Saya bangga kalau Mang Saung bisa bangun pesantren. Mang Saung kerja kuli demi bahagiain murid-muridnya. Saya kepengin niru Mang Saung,” kata Wulan kepada Inilah.com, Kamis (28/10/2021).

Saung Galing merupakan seorang kuli bangunan yang sejak tahun 2010 hingga sekarang masih berusaha membangun pesantren bernama Nurjadiid bagi anak-anak yatim di tengah-tengah gunung sampah. Tepatnya di Kampung Ciketing, RT003/RW 003, Kelurahan Sumur Batu, Kecamatan Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat.

Sementara itu Jodi Septian (26), teman Saung semasa menjadi anak punk merasa bangga lantaran di tengah kesusahan, Saung justru melakukan pekerjaan yang mustahil dilakukan orang-orang yakni membangun rumah bagi anak-anak yatim.

“Saya bangga banget Saung bisa seperti ini. Tetapi saya tidak kaget kalau Saung lakukab ini. Karena dia itu orannya baik, tidak pernah lupa dan suka merangkul teman-teman untuk diarahkan ke jalan yang benar,” kata Jodi.

Sebelumnya diberitakan, setelah hijrah dari anak punk dan kenakalan remaja, Saung Galing memilih jalan hidupnya dengan mengasuh dan menanggung seluruh biaya hidup anak-anak yatim.

Sejak tahun 2010 Saung Galing mulai merintis pembangunan sebuah Pondok Pesantren yang diberi nama Nurjadiid, artinya cahaya baru. Ia merasa terpanggil untuk merubah masa depan anak-anak di lokasi Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST). Biar kelak nanti tidak menjadi pemulung sama seperti orang tuanya.

Modal awal pembangunan dari hasil menjual delapan unit motor vespa kesayangan, tetapi uangnya tak cukup.

Saung Galing akhirnya memilih bekerja sebagai pemulung terkadang kuli bangunan untuk melanjutkan proses pembangunan dan memberi makan anak-anak yang diasuhnya.

Pembangunan pesantren ini pun dilakukan oleh keluarga inti sampai ibunya pun sakit-sakitan karena harus ikut mengaduk campuran semen dan pasir. Semuanya ini demi pengiritan biaya agar dapat dialokasikan untuk kebutuhan lainnya di Ponpes.

Bangunan Ponpes dua lantai itu berdiri di antara gunung-gunung sampah. Tepatnya di Kampung Ciketing, RT003/RW 003, Kelurahan Sumur Batu, Kecamatan Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat.

Dari tahun 2010 proses pembangunannya masih belum selesai akibat keterbatasan biaya. Tetapi Saung Galing percaya untuk segala sesuatu di bawah kolong langit ini selalu ada waktunya.

Saat ini masih dibutuhkan biaya sebanyak Rp150 Juta Dana tersebut bakal digunakan untuk membiayai lanjutan pembangunan pesantren. Seperti pembuatan pagar pembatas sepanjang 18 meter di balkon lantai dua, ketinggiannya dari atas ke bawah tanah mencapai 3 meter, ini sangat berisiko bagi anak-anak.

Membuat plafon lantai dua. Membenahi dapur yang biasa dijadikan tempat memasak bagi anak-anak karena masih gubuk, beserta peralatan memasak.

Membeli lemari dan kasur bagi para santri lantaran sejauh ini mereka hanya tidur beralaskan tikar. Buku-buku pelajaran dan alat penunjang proses pembelajaran. Serta melanjutkan kegiatan Jumat berkah dengan menyediakan 600 porsi makanan. Kegiatan ini sempat berhenti akibat pandemi.

Inilah.com, sedang berupaya membantu Saung Galing lewat penggalangan dana untuk mewujudkan Pesantren yang layak bagi para anak yatim dan piatu itu.

Teman Inilah.com bisa menyisihkan sedikit hartanya lewat laman Kitabisa.com di sini. Semoga bantuan teman Inilah.com menjadi tabungan pahala untuk kehidupan di masa kini dan depan.

Ayo donasi bersama Inilah.com dengan ikuti langkah-langkah ini:

(1) Klik tombol “Donasi Sekarang!”

(2) Isi nominal donasi yang ingin kamu berikan. Berapa pun donasimu akan sangat berarti.

(3) Pilih metode pembayaran donasi. Bisa donasi pakai instant payment seperti GoPay, Shopee Pay, DANA, Jenius Pay, atau Link Aja. Bisa juga donasi dengan transfer bank, Virtual Account (VA), atau kartu kredit.

(4) Segera transfer jika memilih menggunakan metode transfer bank.

Donasimu akan sangat membantu untuk anak-anak Yatim dalam menuntut Ilmu. Donasimu juga akan lancarkan rezeki dan memberi keberkahan! [inilah]

Tags: #Kitabisa.com #penggalangan dana #Pesantren Nurjadiid #Saung Galing #Wulandari