Olahraga Sunah, Nomor 3 Diajarkan Nabi Muhammad SAW Selepas Sholat Dhuha dan Asar

Olahraga sunah yang dicontohkan dan diajarkan Nabi Muhammad SAW ada beberapa jenis. Nabi selalu mengajarkan umatnya untuk hidup sehat. Berbagai olahraga yang dilakukan Nabi Muhammad SAW itu menjadi sunah.

Nabi Muhammad SAW pernah bersabda, “Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada Mukmin yang lemah, dan pada keduanya ada kebaikan.” (HR Muslim : 2664)

Nah sebagai umat muslim, sebaiknya selalu menjaga kesehatan dengan melakukan olahraga yang dianjurkan Nabi Muhammad SAW. Saat tubuh sehat maka segala ibadah yang dijalankan tetap lancar.

Dilansir dari Channel Youtube Insan Wabula yang dibawakan oleh Ustaz Khalid Basalamah, Kamis (9/9/2021). “Dalam sebuah Riwayat dikatakan, ‘Olahraga yang paling digemari oleh para sahabat adalah gulat. Dan baginda Nabi Shalallahu alaihi wa sallam memotivasi mereka untuk bergulat selepas Sholat Asar atau selepas Sholat Dhuha.

Dan sering sekali Nabi melatih mereka, melempar tombak, memanah, dan memainkan pedang, serta menunggangi kuda, sebagaimana kuda itu berlari, dan mereka disuruh loncat ke atasnya.

Sunah-sunah yang diajarkan Nabi Muhammad SAW tidak lain untuk kebaikan umatnya. Oleh karena itu, hendaknya muslim mengikuti ajaran-ajaran yang Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam berikan. Agar senantiasa dirahmati juga oleh Allah Subhanahu wa ta’ala.

1. Memanah

Suatu hari Rasulullah pernah berjalan-jalan menjumpai sekelompok sahabatnya yang sedang mengadakan pertandingan memanah, maka waktu itu Rasulullah memberi dorongan kepada mereka dengan sabdanya: “Lemparkanlah panahmu itu, saya bersama kamu,” (HR. Bukhari).

Pada hadits lain Rasulullah juga bersabda: “Ajarilah anak-anak kalian berkuda, berenang, dan memanah,” (HR. Imam Bukhari dan Imam Muslim).

Selain sebagai hiburan, memanah juga melatih kepercayaan diri serta jiwa kepemimpinan seseorang. Selain itu, memanah juga bermanfaat melatih emosi dan fisik untuk membidik target agar tepat sasaran.

2. Menunggang Kuda

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

وَٱلْخَيْلَ وَٱلْبِغَالَ وَٱلْحَمِيرَ لِتَرْكَبُوهَا وَزِينَةً ۚ وَيَخْلُقُ مَا لَا تَعْلَمُونَ

Artinya: “Dan (Dia telah menciptakan) kuda, bagal dan keledai, agar kamu menungganginya dan (menjadikannya) perhiasan. Dan Allah menciptakan apa yang kamu tidak mengetahuinya,” (QS. An-Nahl: 8).

Rasulullah bersabda: “Lemparkanlah (anak panah) dan tunggangilah (kuda),” (HR. Muslim).

Menunggang kuda merupakan suatu permainan olahraga untuk melatih kekuatan fisik dan kecekatan. Berkuda sangat dianjurkan bagi para pemuda muslim, terlebih di akhir zaman berbagai jenis kendaraan modern sudah tidak berguna bagi manusia.

3. Gulat

Dalam sebuah riwayat Abu Daud dikatakan bahwa Nabi bergulat dengan Rukanah. Pria bernama lengkap Rukanah bin Abdu Yazid bin Hisyam bin Abdul Muthalib bin Abdu Manaf al-Muthallibi itu memiliki badan kekar dan besar. Ia juga terkenal lincah dalam berkuda.

Dalam sebuah riwayat al-Baladzuri disebutkan bahwa Rukanah pernah menantang Rasulullah bergulat. Ia dikabarkan tentang Nabi. Lalu Rukanah menemui beliau di salah satu bukit di Makkah. Rukanah mengatakan: “Wahai anak saudaraku –karena sama-sama bani Abdu Manaf-, telah sampai kabar tentangmu kepadaku. Aku tidak mengenal engkau sebagai pembohong. Jika engkau mengalahkanku (dalam gulat), maka aku yakin engkau orang yang benar”. Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam pun bergulat dengannya sebanyak tiga kali.

Ibnul Atsir berujar: “Rukanah adalah seseorang yang pernah duel gulat dengan Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam. Beliau mengalahkannya dua atau tiga kali. Padahal ia termasuk laki-laki Quraisy yang paling kuat. Hidayah Islam baru ia sambut ketika penaklukkan Kota Makkah. Ia wafat di masa kekhalifahan Utsman. Ada juga yang mengatakan ia wafat pada tahun 42 H. Di masa kekhalifahan Muawiyah radhiallahu ‘anhu,” (al-Isti’ab oleh Ibnu Abdil Bar hal: 801 dan Asadul Ghabah oleh Ibnul Atsir, hal: 1708).

Tags: #Nomor 3 Diajarkan Nabi Muhammad SAW Selepas Sholat Dhuha dan Asar #Olahraga Sunah