Keutamaan Surat Al-A’la yang Sangat Dicintai Rasulullah

121 views

Keutamaan Surat Al-A’la ternyata sangat besar. Surat ini sangat disukai Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam. Sejumlah dalil menyebutkan bahwasanya beliau sering membaca Surat Al-A’la dalam sholat.

Ustadz Dr Firanda Andirja Lc MA, seperti dikutip dari laman resminya, Selasa (7/9/2021), hal tersebut sebagaimana disebutkan Ali bin Abi Tholib:

كَانَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُحِبُّ هَذِهِ السُّورَةَ: سَبِّحِ اسْمَ رَبِّكَ الْأَعْلَى

Artinya: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassallam mencintai surat ini yaitu Sabbihisma Rabbikal A’laa.” (HR Ahmad Nomor 742 akan tetapi sanadnya lemah)

Di antara keutamaan Surat Al-A’la adalah surat yang sering dibaca oleh Nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi wassallam dalam sholat witirnya pada rakaat pertama. Dari Ubay bin Ka’ab ia berkata:

«كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُوتِرُ بِسَبِّحِ اسْمَ رَبِّكَ الْأَعْلَى، وَقُلْ يَا أَيُّهَا الْكَافِرُونَ، وَقُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ»

Artinya: “Adalah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassallam sholat witir dengan membaca Sabbihisma Rabbikal A’la dan Qul Yaa Ayyuhal Kaafiruun, dan Qul Huwallahu Ahad,” (HR Ibnu Majah Nomor 1171, Abu Dawud 1423. Demikian juga diriwayatkan dari Ibnu ‘Abbas dalam Al Musnad 15355 dan At-Tirmidzi 462)

Sholat witir itu sendiri merupakan ibadah yang sangat mulia, bahkan sebagian ulama berpendapat bahwasanya sholat witir itu hukumnya wajib, meskipun yang benar adalah tidak wajib melainkan sunnah muakkadah yaitu sunah yang sangat dianjurkan.

Alasannya, Nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi wassallam tidak pernah meninggalkan sholat witir, baik ketika mukim atau sedang bersafar. Sampai-sampai Al Imam Ahmad pernah berkata:

مَنْ تَرَكَ الْوِتْرَ عَمْدًا فَهُوَ رَجُلُ سَوْءٍ، وَلَا يَنْبَغِي أَنْ تُقْبَلَ لَهُ شَهَادَةٌ

Artinya: “Siapa yang meninggalkan sholat witir dengan sengaja maka ia adalah seorang yang buruk, tidak pantas untuk diterima syahadah/persaksiannya.” (Kitab Al-Mughni 2/118)

Di antara keutamaan lain Surat Al-A’la bersama dengan Surat Al-Ghasyiyah selalu dibaca oleh Nabi Muhammad dalam sholat-sholat ‘Ied, demikian juga dalam Sholat Jumat.

An-Nu’maan bin Basyiir berkata:

«كَانَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقْرَأُ فِي الْعِيدَيْنِ، وَفِي الْجُمُعَةِ بِسَبِّحِ اسْمَ رَبِّكَ الْأَعْلَى، وَهَلْ أَتَاكَ حَدِيثُ الْغَاشِيَةِ»، قَالَ: «وَإِذَا اجْتَمَعَ الْعِيدُ وَالْجُمُعَةُ، فِي يَوْمٍ وَاحِدٍ، يَقْرَأُ بِهِمَا أَيْضًا فِي الصَّلَاتَيْنِ»

Artinya: “Adalah Rasulullah tatkala sholat ‘ied (‘iedul fithri dan ‘iedu adha) dan Sholat Jumat beliau membaca Sabbihisma Rabbikal A’laa dan Hal Ataaka Hadiitsul Ghoosyiah. An-Nu’man berkata, ‘Dan jika berkumpul antara ‘ied dan Jumat dalam satu hari maka Nabi membaca kedua surat tersebut juga pada dua sholat tersebut (sholat ‘ied dan Sholat Jumat)’.” (HR Muslim Nomor 878)

Wallahu a’lam bishawab.[mokzn]

Tags: #Keutamaan Surat Al-A'la yang Sangat Dicintai Rasulullah