Ketum GP Anshor Tantang Ustadz Farid Okbah Cs, Apakah Punya Kualifikasi Ulama?

Ketua Umum Gerakan Pemuda Anshor Luqman Hakim memguatkan tindakan Densus 88 terhadap tiga terduga ter0r1s baru baru ini, saat menjadi narasumber dalam acara diskusi virtual Crosschek bertemakan “MUI Disusupi JI?” pada Minggu (21/11).

“Saya misalnya sebagai pimpinan pusat Gerakan Pemuda Anshor, percaya betul apa yang dilakukan densus 88 itu sesuai dengan kerangka hukum dan aturan perundang-undangan yang berlaku,” tegasnya.

Dalam kesempatan ini, Luqman Hakim juga menolak pandangan yang menyebut bahwa aparatur penegak hukum selalu melakukan kriminalisasi terhadap ulama di Indonesia.

Secara logika, jika ada kriminalisasi terhadap ulama, maka bukan tidak mungkin sudah banyak ulama NU yang ditangkap

“Jadi menurut cara pandang kami, tidak ada itu kriminalisasi terhadap ustaz atau ulama. Tidak ada satupun yang diambil ditangkap Densus 88 karena memang ulama kami di NU itu bukan bagian dari jaringan ter0r1s,” katanya.

Khusus untuk tiga (Ustadz Farid Okbah CS) terduga ter0r1s yang ditangkap Densus 88, Luqman Hakim bahkan menyampaikan tantangan apakah yang bersangkutan memiliki kualifikasi disebut sebagai ulama.

“Kami berani menguji atau menantang, apakah tiga terduga ter0r1s yang ditangkap memiliki kualifikasi yang disebut sebagai ulama dalam pengertian yang benar? Bukan sekedar orang yang tahu 1 hingga 2 ayat, 1 hingga 2 hadis, kemudian dilabelkan ulama kepada mereka,” tutupnya.[sumber]

Tags: #anshor #banser #Densus #Densus 88 #Densus 88 Antiteror #gp anshor #Keluarga Khawatirkan Keselamatan Farid Okbah dkk #kriminalisasi ulama #luqman hakim #ustadz farid okbah