Kapolri: Kami Mohon Maaf atas Perilaku Anggota yang Belum Sesuai Harapan Masyarakat

Kapolri meminta maaf kepada masyarakat atas sejumlah perilaku oknum anggota Kepolisian yang melalukan pelanggaran maupun menjalankan tugasnya tidak sesuai dengan aturan yang ada.

“Tentunya, kami sekali lagi mohon maaf atas kinerja ataupun perilaku dari anggota kami yang mungkin belum sesuai dengan harapan masyarakat,” kata Sigit dalam pemaparan rilis akhir tahun Polri di Gedung Rupatama, Jakarta Selatan, Jumat (31/12).

Untuk memenuhi harapan masyarakat, sigit memastikan bahwa pihaknya terus melakukan perbaikan untuk mewujudkan personel kepolisian yang semakin dicintai masyarakat.

Segala bentuk kritik ataupun masukan dari masyarakat akan diterima dan dijadikan bahan untuk melakukan perbaikan ke depannya. Ia menekankan, tidak akan ragu menindak tegas oknum polisi yang melakukan pelanggaran.

“Dan kami tentunya akan terus melakukan perbaikan-perbaikan dengan mendengarkan kritik. Memperbaiki dan menindak tegas penyimpangan yang terjadi. mendengarkan masukan dari rekan-rekan, tim survei dan rekan-rekan yang lain,” ujar mantan Kabareskrim Polri itu.

Bagi Sigit, perhatian dari masyarakat merupakan modal untuk dijadikan komitmen melakukan perubahan Polri modern, terbuka dan institusi yang berani keluar dari zona nyaman.

“Institusi yang harus terus memperbaiki setiap saat sehingga betul-betul bisa memenuhi harapan masyarakat. Menjadi polisi yang dipercqya, polisi yang profesional dan polisi yang dicintai masyarakat,” tutup Sigit.

 

sumber: https://bit.ly/3znOrJ6

 

Kapolri: Kami Mohon Terus Dikoreksi Agar Bisa Wujudkan Polri yang Melayani

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membuka ruang kepada seluruh pihak untuk memberikan masukan, kritik dan saran kepada institusi Polri. Semua bentuk perhatian itu, akan dijadikan sebagai bentuk koreksi dan evaluasi internal demi semakin menguatkan transformasi bidang pelayanan publik dan transformasi organisasi.

Hal tersebut ditegaskan Sigit saat memimpin upacara upacara penyematan tanda kehormatan Bintang Bhayangkara Pratama kepada 61 perwira tinggi Polri, 8 perwira tinggi TNI dan 5 Aparatur Sipil Negara (ASN), di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (30/12).

Baca Juga :   IPW: Bersih-bersih Kapolri Bukan Gertak Sambal, 352 Polisi Sudah Dipecat

Sigit memahami, menuju perubahan yang lebih baik tentunya akan melewati segala bentuk dinamika dan proses yang ada. Serta, harus mampu beradaptasi dengan situasi dan perkembangan yang terjadi dewasa ini. Namun, Ia optimis, hal itu dapat terwujud dengan dukungan dari seluruh pihak dan masyarakat.

“Tentunya terkait dengan transformasi di bidang pelayanan publik dan transformasi bidang organisasi, kami tentunya mohon untuk terus dikoreksi, diberikan perbaikan-perbaikan. Sehingga semakin hari kami betul-betul bisa wujudkan organisasi Polri yang modern, organisasi Polri yang melayani dan organisasi Polri yang betul-betul bisa terapkan prinsip Good Governance,” tekan Listyo Sigit.

Terhadap 61 Pati Polri penerima bintang kehormatan, Sigit berpesan agar menjadi contoh dan teladan. Dengan begitu, akan membawa perbaikan untuk institusi Polri kedepannya.

Sebagai pemimpin, Sigit meminta, personel Polri tidak ragu-ragu memberikan tindakan tegas kepada anggota yang menyimpang, tidak bertugas sebagaimana aturan yang ada, dan lakukan tindakan yang dapat merusak marwah serta kewibawaan Polri.

“Berikan contoh dan teladan. Berikan Reward bagi anggota berprestasi. Sehingga institusi Polri akan semakin baik, makin dipercaya dan dicintai masyarakat,” kata Sigit.

Diakhir amanatnya, Sigit menekankan soal terus menjaga dan meningkatkan sinergitas TNI-Polri. Menurutnya, hal itu adalah kunci untuk menghadapi segala bentuk tantangan dan ancaman yang akan dihadapi Indonesia.

Hal itu, kata Sigit terbukti, dalam sinergitas penanganan dan pengendalian Pandemi Covid-19. Yang dimana, saat ini terus mengalami perbaikan dan dapat dikendalikan laju pertumbuhannya. Dengan begitu, kata Sigit, pertumbuhan perekonomian masyarakat akan terus meningkat.

“Tentunya ini harus terus kita pertahankan. Karena itu sinergitas dan soliditas untuk terus menjaga kondisi Covid-19 yang ada, sehingga di awal tahun kita tetap bisa pertahankan. Dan tentunya dalam posisi seperti ini harapan kita pertumbuhan ekonomi betul-betul bisa kembali normal, bisa kita dorong. Dan harapan kita bisa lebih baik daripada pertumbuhan yang sebelumnya. Demikian juga terkait stabilitas Kamtibmas yang harus kita jaga sebagai modal agar ekonomi berjalan dengan baik,” tutup Sigit.

Baca Juga :   Angkuh Ketika Berkuasa, Menyesal Setelah Pensiun

 

sumber: https://bit.ly/3JAuP9v

Tags: #kapolri #listyo sigit prabowo