Islam Milati Masjid Di New York Yang Memberantas Kec4nduan Alkohol

149 views

 

Islam sudah tegas melarang mengkonsumsi minuman beralkohol atau minuman k3ras. Namun faktanya masih banyak yang meminumnya bahkan kec4nduan. Lantas bagaimana mengatasinya.

Nah, sebuah kelompok Muslim di New York mencoba mengatasinya dengan cara Islami Milati. Cara ini menggabungkan pendekatan spiritual Islam dengan langkah penanggulangan kecanduan.

Program Islami Milati digelar Masjid Islamic Brotherhood di kota New York, setiap Selasa dan Kamis malam. Di masjid berdinding hijau ini, enam hingga 10 orang Muslim biasanya berkumpul mengikuti program itu. Pertemuan selama 90 menit tersebut biasanya dimulai dengan pembacaan Quran, sebelum akhirnya membahas kec4nduan para pesertanya terhadap n4rkoba dan alk0h0l.

Yunus Aburachman, seorang pesertanya, mengatakan, ia sudah dua tahun terbebas dari n4rkoba dan alk0h0l sejak mengikuti program itu.

“Alhamdulillah, karena Allah membukakan pintunya untuk saya. Kalau kita benar-benar meminta pertolongan, pertolongan itu pasti ada. Islami Milati mengerti latar belakang saya, dan program ini menyadarkan saya dari ketersesatan selama ini,” katanya sebagaimana dikutip VOA Indonesia, Kamis (18/3/2021)

Pria keturunan Afghanistan ini mengaku pernah mengikuti program serupa namun gagal. Ia merasa program penanggulangan kec4nduan yang pernah diikutinya, Alc0h0lics Anonymous (AA) dan N4rc0tics Anonymous (NA), kurang sesuai untuk dirinya yang memiliki latar belakang pendidikan agama Islam yang kuat.

Lewat Islami Milati, ia merasa kembali menemukan jati dirinya sebagai Muslim. Ia bisa kembali beribadah dan mempelajari agamanya secara lebih dalam. Yang juga tak kalah penting, ia bisa kembali ke keluarganya yang pernah membuangnya karena kec4nduan dan perilakunya yang buruk.

Muhammed Syafik, salah seorang konsultan program Islami Milati, mengatakan, seperti halnya komunitas-komunitas lain, kasus kec4nduan alk0h0l dan n4rkoba di kalangan Muslim relatif tinggi. Sayangnya, banyak komunitas Muslim cenderung menghindar atau bahkan angkat tangan bila berhadapan dengan kasus kec4nduan.

“Kec4nduan itu sesuatu yang umum terjadi. Sayangnya komunitas Muslim pada umumnya tidak sensitif terhadap masalah ini mengingat Islam memang melarang minuman beralk0h0l dan n4rkoba. Di negara-negara Barat, seperti Amerika Serikat, yang mayoritas penduduknya non-Muslim, banyak Muslim yang mudah tersesat. Para pemuda Muslim, contohnya, berusaha sedemikian rupa menyesuaikan diri dengan lingkungan pergaulannya. Jika kebetulan mereka berada dalam lingkungan yang keliru, mereka akan dengan mudah terbawa arus atau tersesat,” katanya.

Menurut Abdul Wakil Muhammad, ketua Program Islami Milati cabang New York, program itu sebetulnya mengadopsi teknik-teknik yang sebelumnya dikembangkan untuk Alc0h0lics Anonymous dan N4rcotics Anonymous. Bedanya, para pesertanya dilatih untuk memperkaya batin dengan pengetahuan agama dan doa-doa.

Program ini menabukan penggunaan istilah kec4nduan. Para pesertanya diminta menggambarkan “kec4nduan” mereka sebagai “fallen human condition” atau kondisi keterpurukan manusia.

Muhammad sendiri dulunya adalah pec4ndu n4rkoba dan alk0h0l. Ia menganut Islam sejak 1995, dua tahun setelah bergabung dalam program Islami Milati. Sejak itu ia aktif dalam program-program penanggulangan kec4nduan, dan bahkan menjadi salah satu ketuanya.

Islami Milati sendiri tersebar di banyak kota besar di Amerika, seperti Atlanta, Dallas, Miami, Cincinnati, Pittsburgh, San Diego, dan Tucson. Program ini telah membantu ratusan Muslim dan non-Muslim yang kec4nduan n4rkoba dan alk0h0l

Di Masjid Islamic Brotherhood, program ini selalu diumumkan usai salat Jumat. Tujuannya tidak hanya mengundang mereka yang kec4nduan untuk mengatasi masalah mereka, tapi juga menyadarkan komunitas Muslim bahwa kec4nduan n4rkoba dan alk0h0l benar-benar terjadi di kalangan mereka dan seharusnya tidak tabu untuk dibicarakan.

Masjid Islamic Brotherhood tetap buka selama masa pandemi dengan memberlakukan protokol kesehatan. Para penyelenggara program Islami Milati pun tetap menjalankan kegiatan mereka. Mereka berpendapat, pandemi bisa menimbulkan depresi, dan depresi bisa mendorong banyak orang mencari pelarian melalui n4rkoba dan minuman beralk0h0l.[m.okzn]

Tags: #Islam Milati Masjid Di New York Yang Memberantas Kecanduan Alkohol