Hari Pahlawan, Ustadz Abdul Somad Ungkap Hal yang Membuat Para Pejuang Tidak Takut Mati

Ustadz Abdul Somad di momen Hari Pahlawan ini mengungkap hal yang membuat para pejuang bangsa tersebut tidak takut mati melawan penjajah. UAS menyatakan hal tersebut karena Resolusi Jihad. “Jawabannya adalah, karena Resolusi Jihad yang dikeluarkan para ulama yang diketuai Hadhratussyaikh Hasyim Asy’ari pada 22 Oktober 1945,” jelas Ustadz Abdul Somad, disitat dari unggahan di akun Instagram-nya @ustadzabdulsomad_official, Rabu (10/11/2021).

UAS mengungkapkan, di antara ajaran Islam yang peling ditakuti penjajah adalah jihad. Orang yang gugur dalam jihad disebut mati syahid. “Arti syahid dilihat, karena kematiannya disaksikan para malaikat. Syahid juga berarti melihat, karena orang yang mati syahid melihat tempatnya di surga sebelum ruhnya keluar dari jasad,” paparnya.

Ia melanjutkan, sakaratul maut yang begitu menyakitkan, bagi mereka hanya seperti cubitan tipis pada kulit. (Hadits riwayat Imam at-Tirmidzi). Aliran paling soft dalam Islam adalah Tasauf, tapi kalau sudah bicara jihad, Syekh Yusuf Makasar (wafat 1699) mursyid Tarekat Khalwatiyyah berjihad melawan Belanda. Dibuang ke Ceylon, Sri Lanka. Ia terus berjihad. Dibuang lagi ke Afrika Selatan.

“Syekh Abdussamad al Falimbani (Palembang), wafat 1789, seorang mursyid Tarekat Sammaniyah, gugur sebagai syahid. Dengan memahami hakikat jihad, bagi mereka hidup ini terasa ringan,” papar Ustadz Abdul Somad. “Teuku Umar (wafat 1899) melihat hidup begitu simpel, ‘Beungoh singoh geutanyoe jep kupi di keude Meulaboh atawa ulon akan syahid (besok pagi kita akan minum kopi di Meulaboh atau aku akan mati syahid)’,” tambahnya.

Ustadz Abdul Somad melanjutkan, walaupun Syekh Ahmad Khatib al Minkabawi (Minangkabau), wafat 1916, menetap di Makkah, beliau tetap mengirim teks khutbah ke Masjid Syahabuddin di Siak Riau untuk membangkitkan semangat jihad. “Semua orang tahu bahwa 10 November 1945 para pejuang gagah berani mengusir Belanda. Tapi, apa yang memotivasi mereka? Apa yang membuat mereka berani tak takut mati? Jawabannya adalah karena Resolusi Jihad yang dikeluarkan para ulama yang diketuai Hadhratussyaikh Hasyim Asy’ari pada 22 Oktober 1945. Alfatihah untuk para syuhada,” tuntasnya.[mokzn]

Tags: #Hari Pahlawan #Hari Pahlawan 2021 #uas #ustadz abdul somad