Bersabar dalam Kemiskinan, Jangan Meminta Minta!

64 views

Salah satu akhlak mulia seorang muslim adalah tetap bersabar dalam kemiskinan, dan tidak suka meminta-minta. Karena ia meyakini bahwa Allah Subhanahu Wa Ta’ala tidak akan memberikan beban melainkan sesuai dengan kesanggupan hambanya.

Sebagaimana Firman-Nya,

لَا يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا ۚ لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا اكْتَسَبَتْ

“Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya, …” (Surat ke-2 Al Baqarah, ayat 286).

Kemudian juga, Rasulullah Shollallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لَأَنْ يَغْدُوَ أَحَدُكُمْ، فَيَحْطِبَ عَلَى ظَهْرِهِ، فَيَتَصَدَّقَ بِهِ وَيَسْتَغْنِيَ بِهِ مِنَ النَّاسِ، خَيْرٌ لَهُ مِنْ أَنْ يَسْأَلَ رَجُلًا، أَعْطَاهُ أَوْ مَنَعَهُ ذَلِكَ، فَإِنَّ الْيَدَ الْعُلْيَا أَفْضَلُ مِنَ الْيَدِ السُّفْلَى، وَابْدَأْ بِمَنْ تَعُولُ

“Jika salah seorang di antara kalian pergi pada pagi hari lalu mencari kayu bakar yang di panggul di punggungnya (lalu menjualnya),

kemudian bersedekah dengan hasilnya dan merasa cukup dari apa yang ada di tangan orang lain, maka itu lebih baik baginya dari pada ia meminta-minta kepada orang lain, baik mereka memberi ataupun tidak, karena tangan di atas lebih baik dari pada tangan di bawah. Dan mulai lah dengan menafkahi orang yang engkau tanggung.” (Hadits Riwayat Bukhari No. 2075, dan Muslim No. 1042).

3 Kondisi yang Diperbolehkan Meminta-Minta

Meminta-minta secara terpaksa diperbolehkan dalam 3 kondisi, seperti yang terdapat dalam keterangan sebuah riwayat,

Salah seorang sahabat, Qabishah bin Mukhariq Al Hilal. Ketika ia tidak mampu lagi menunaikan nafkahnya lantaran beratnya beban hidup yang melandanya, Rasulullah pun memberikannya tiga syarat.

“Hai Qabishah, sesungguhnya meminta-minta itu tidak boleh, kecuali bagi salah satu dari tiga golongan.

Pertama,
Orang yang memikul beban tanggungan yang berat di luar kemampuannya. Maka, ia boleh meminta-minta sampai sekadar cukup, lalu berhenti.

Kedua,
Orang yang tertimpa musibah yang menghabiskan seluruh hartanya. Maka, ia boleh meminta sampai ia mendapatkan sekadar kebutuhan hidupnya.

Ketiga,
Orang yang tertimpa kemiskinan sehingga tiga orang yang sehat pikirannya dari kaumnya menganggapnya benar-benar sangat miskin.

Maka, ia boleh meminta sampai ia mendapatkan sekadar kebutuhan hidupnya. Sedangkan selain dari ketiga golongan tersebut hai Qabishah maka meminta-minta itu haram, hasilnya bila dimakan juga haram.” (Hadits Riwayat Muslim).

Wallahu a’lam,[suarapakar]

Tags: #Bersabar dalam Kemiskinan #Jangan Meminta Minta!