8 Langkah Istri Jika Suami Mengalami Puber Kedua

217 views

Puber kedua memang ada. Ia bisa dialami oleh pria maupun wanita. Namun yang paling sering dijumpai, puber kedua ini terjadi pada pria.

Dalam buku Menyikapi Tingkah Laku Suami karya Muhammad Abdul Ghoffar, disebutkan bahwa puber kedua pria terjadi pada usia 35 – 45 tahun. Sedangkan menurut banyak referensi lain, puber kedua pria terjadi pada usia kisaran 40 tahun.

Delapan Langkah Istri
Lalu bagaimana sikap istri jika suaminya mengalami puber kedua? Apa yang harus istri lakukan jika tampak enam tanda puber kedua pada suaminya? Berikut ini delapan langkahnya.

1. Menerima hal itu sebagai ketetapan Ilahi. Tak perlu membesar-besarkan, apalagi mencurigai suami. Justru perlu bersyukur karena suaminya “normal”.

2. Dekati suami dan salurkan puber keduanya. Ketika melihat penampilannya lebih rapi, puji “makin tampan saja, suamiku.” Jangan sampai justru disudutkan lalu ia malah dipuji wanita lain. Imbangi pula dengan merawat dan merias diri.

3. Lakukan kiat merawat mawaddah agar romantisme terjaga, mulai dari panggilan cinta hingga olah raga dan jalan-jalan berdua. Juga rawat mawaddah dengan membangkitkan gairah, melayani suami sepenuh hati.

BACA JUGA : Waktu dan Tanda Puber Kedua pada Pria

4. Lakukan perubahan untuk mengantisipasi munculnya rasa monoton dan kebosanan suami. Mulai dari suasana rumah, rutinitas dan sebagainya. Mulai dari masakan, sampai pada aktifitas spesial bersamanya.

5. Berikan saluran terbaik untuk puber kedua suami. Jika momen ini dimanfaatkan dengan baik, justru semakin menambah kehangatan pernikahan. Maka imbangi dengan layanan istimewa, apalagi jika istri juga sama-sama mengalaminya.

6. Ajak suami mendekat kepada Allah agar ia tidak terjerumus ke dalam kemaksiatan. Dalam Al Qur’an, usia 40 tahun sangat istimewa sehingga Allah sebut dalam firman-Nya di Surat Al Ahqaf ayat 15. Allah mengingatkan agar lebih banyak beramal, lebih fokus memperhatikan masa depan anak-anaknya dan memperbanyak taubat kepada-Nya.

7. Jika terlihat perubahan yang mengkhawatirkan pada suami, tanyakan langsung kepadanya. Jangan menanyakan kepada orang lain atau mencurigai. Tentu menanyakan dengan cara yang baik, tidak bernada menyudutkan atau curigatif.

8. Perbanyak doa, semoga puber kedua atau tanda-tandanya hanya sekedar fenomena wajar yang tidak membawa dosa dan tidak mengganggu rumah tangga. Justru semakin menambah indahnya pernikahan.

Semoga Allah menjaga keluarga kita. Menjadikan kita dan suami/istri menjadi pasangan cinta sehidup sesurga. Yang sakinah mawaddah wa rahmah di dunia, lalu kelak berkumpul lagi di surga-Nya.[keluargacinta]

BACA JUGA : Waktu dan Tanda Puber Kedua pada Pria

Tags: #8 Langkah Istri Jika Suami Mengalami Puber Kedua