6 Obat Herbal yang Tertulis di Alquran, Bisa Menyembuhkan Segala Penyakit kecuali Kematian

Alquran menjadi petunjuk bagi manusia sampai hari akhir kelak. Semua hal yang berkaitan dengan kehidupan terkandung dalam Kitab Allah ini. Salah satunya adalah berbagai obat herbal yang sangat berguna untuk kesehatan manusia.
Terdapat beberapa jenis tanaman herbal yang tertulis di dalam ayat-ayat suci Alquran. Beberapa juga dijelaskan dalam riwayat hadis.

“Ada beberapa di antaranya tertulis di dalam Alquran dan hadis,” kata Ketua Umum Wadah Silaturahim Khotib Indonesia (Wasathi) Ustadz Fauzan Amin saat dihubungi MNC Portal beberapa waktu lalu. Ads by

Nah, berikut ini enam jenis tanaman herbal yang keberadaannya tertulis di dalam riwayat hadis dan kitab suci Alquran.

1. Habbatussauda (jintan hitam)

Habbatussauda atau jintan hitam ternyata obat herbal yang memiliki banyak manfaat. Di antaranya, menguatkan sistem kekebalan tubuh, menetralisasi racun, hingga mencegah stres.

Keistimewaan jintan hitam ini juga tertulis di dalam salah satu riwayat hadis, Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam bersabda:

“Sesungguhnya di dalam habbatussauda (jintan hitam) terdapat penyembuh bagi segala macam penyakit, kecuali kematian.” (HR Bukhari dan Muslim)

2. Lidah buaya

Dikutip dari ‘Buku Pintar Sains dalam Alquran’ karya Dr Nadiah Thayyarah, lidah buaya juga tertulis dalam beberapa riwayat hadis.

Diriwayatkan dari Nabih ibn Wahb, dia berkata, “Kami bepergian bersama Abban ibn Utsman. Ketika kami sampai di Milal, Umar ibn Ubaidillah terkena penyakit mata. Ketika kami melanjutkan perjalanan sampai ke Rauha’, sakitnya makin parah, maka masalah ini diadukan kepada Abban ibn Utsman. Abban lalu memerintahkan Umar untuk mengolesi kedua matanya dengan lidah buaya, karena Utsman pernah mendengar dari ayahnya bahwa Rasulullah bersabda mengenai lelaki yang terserang penyakit mata saat ihram, ‘Olesilah keduanya dengan tanaman ash-shabr (lidah buaya)’.” (HR Muslim)

Selain itu dalam salah satu penelitian modern membuktikan bahwa lidah buaya memiliki kandungan zat antiradang. Jika perasan air lidah buaya ditaruh di daerah yang terkena radang, maka akan membantu meredakannya, penyumbatannya dapat terkurangi, dan sakitnya pun bisa hilang.

3. Madu

ثُمَّ كُلِي مِنْ كُلِّ الثَّمَرَاتِ فَاسْلُكِي سُبُلَ رَبِّكِ ذُلُلًا ۚ يَخْرُجُ مِنْ بُطُونِهَا شَرَابٌ مُخْتَلِفٌ أَلْوَانُهُ فِيهِ شِفَاءٌ لِلنَّاسِ ۗ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَةً لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ Artinya:

“Kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu). Dari perut lebah itu ke luar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan.” (QS An-Nahl: 69)

Sementara dalam buku ‘Alquran versus Sains Modern Menurut Dr Zakir Naik’ karya Ramadhani dan kawan-kawan, disebutkan pada Perang Dunia II orang-orang Rusia menggunakan madu untuk menyembuhkan luka-luka mereka.

4. Siwak

Selanjutnya adalah siwak. Dikutip dari laman About Islam, bentuk siwak seperti sumbu, nama lainnya ari bahasa Arab, yaitu “yudlik” artinya sikat gigi.

Jenis siwak terbaik adalah yang berasal dari Pohon Salvadora Persica atau Araak, dan Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam menggunakan siwak dari pohon tersebut.

Sebagai bahan alternatif tradisional dan alami dari sikat gigi modern, siwak memiliki sejarah panjang yang terdokumentasi dengan baik dan terkenal akan manfaat pengobatannya.

Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam bersabda:

وقال صلى الله عليه وسلم: {تَسَوَّكُوا فإنَّ السِّوَاك مَطْهَرَةٌ لِلْفَمِ مَرْضَاةٌ لِلرَّبِّ}.

Artinya: “Bersiwaklah kalian, karena sungguh siwak itu menyucikan mulut dan diridhai Tuhan.” (HR Imam Ibnu Majah)

5. Buah delima

Delima tidak hanya dapat dinikmati sebagai jus atau campuran makanan lainnya. Buah satu ini juga memiliki manfaat, dan keberadaannya tertulis di dalam Alquran. Allah Subhanahu wa ta’la berfirman:

فِيهِمَا فَاكِهَةٌ وَنَخْلٌ وَرُمَّانٌ..فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ

Artinya:”Di dalam keduanya (ada macam-macam) buah-buahan dan kurma serta delima. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?.” (QS Ar-Rahman: 68–69)

6. Jahe

Jahe juga tertulis di dalam kitab suci Alquran, sebagaimana Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

وَيُسْقَوْنَ فِيهَا كَأْسًا كَانَ مِزَاجُهَا زَنجَبِيلًا

Artinya: “Di dalam surga itu mereka diberi minum segelas (minuman) yang campurannya adalah jahe.” (QS Al Insan: 17)

Dikutip dari ‘Buku Pintar Sains dalam Alquran Mengerti Mukjizat Ilmiah Firman Allah’, halaman 811–813, karya Dr Nadiah Thayyarah, jahe atau zanjabil dalam bahasa Arab atau ginger dalam bahasa Inggris adalah sejenis tanaman rumput-rumputan aromatik yang berumur panjang.

Di dalam buku tersebut diterangkan bahwa Ibnu Masawih menyatakan jahe berguna bagi gangguan hati akibat cuaca panas ataupun dingin, mampu meningkatkan vitalitas pria, dan mengobati gastritis pada lambung dan usus.

Kemudian Ibnu Sina berpendapat jahe dapat meningkatkan daya tahan tubuh, memberikan rasa lembap pada kepala dan tenggorokan, serta mengobati gangguan akibat polusi udara.

Wallahu a’lam bishawab.[mokzn]

Tags: #alquran #herbal #lquran dan Sains #obat herbal #Sains